Guru Matematika dan CD Bon Jovi

Hari ini playlist saya di tempat kerja adalah sebuah album karya dari Bon Jovi. Album ini  merupakan album the best dari Bon Jovi, mendengarkan album ini mengingatkan saya pada masa kelas 1 SMA yaitu pada tahun 2004/2005. Sungguh unik ceritanya, karena ya begitulah karena sebuah hal saya menjadi sedikit akrab dengan Guru matematika pada saat itu. Bu Erna namanya, namun lupa saya nama panjangnnya. Ah tapi gak apa..yang penting saya masih inget wajah manisnya ❤
Suatu hari di sekolah saya meminjamkan cd yang berisi mp3 bajakan kepada teman saya yang kala itu sering menjadi teman gitaran terus ngeband-ngeband dengannya. Dengan cover putih polos, cd itu berisi lagu-lagu reggae bob marley and friends. Temen saya ini beda kelas dengan saya, kami tetanggaan kelasnya. Pada saat itu, dikelas teman saya sedang diajar matematika oleh bu Erna. Entah bagaimana ceritanya CD yang berisi mp3 tersebut pindah tangan dari teman saya ke tangan bu Erna. Beliau menduga cd itu berisi cd bokep, teman saya menjelaskan isinya namun beliau tidak percaya dan akan melihatnya isinya dulu. Ok, singkat cerita teman saya menjelaskan bahwa cd mp3 saya disita bu Erna karena disangka bokep. Baiklah, nanti saya bikin perhitungan sama bu Erna 😀 Baca lebih lanjut

Iklan

Ruang Rindu di SMA 7

Pada tanggal 06 Juli kemarin kawasan sma 7 Jogjakarta ramai dipadati oleh orang-orang dari berbagai daerah dan dari semua kalangan baik tua maupun masih muda. Mereka berkumpul ditempat yang dahulu pernah sangat akrab sekali dengan mereka karena di masalalu mereka menimba ilmu di tempat itu, dan kini mereka datang untuk 1 tujuan yang sama yaitu melepas rindu. Mereka bertemu dalam acara “TEMU ALUMNI AKBAR dan FAMILY GATHERING” LUSTRUM v (1983-2008 ) SMAN 7 YOGYAKARTA.

Semua berkumpul jadi satu dalam perasaan suka cita dan haru, acara lustrum sma 7 jogjakarta yang ke 5 tersebut mampu menghadirkan nuansa yang hangat dalam satu keluarga besar sma 7 jogjakarta. Masing-masing peserta temu alumni mempunyai kesan yang mendalam tentang almamater sma 7 jogjakarta , tak dapat terbendungnya cerita yang terus mengalir di sma 7 tentang memori masa lalu merupakan salah satu bukti dari lekatnya hati pada tempat itu.

suasana lustrum sma 7

Di acara ini tak pula menghadirkan para alumni melainkan orang-orang yang pernah menjabat di SMA 7 , Bapak Timbul Mulyono adalah salah satunya. Beliau bercerita saat menjabat di sma 7 pernah diminta ijin penggunaan lokasi untuk syuting acara televisi “percaya gak percaya”. Pada saat itu banyak guru yang tak setuju diadakan acara tersebut karena akan merubah pandangan masyarakat tentang sma 7. Lantas sang punya acara Leo Lumanto berkata kepada beliau bahwa kita sebagai manusia hendaknya tidak boleh kalah dengan makhluk yang tak terlihat, dari itulah sma 7 mulai termotivasi berani mengalami perubahan-perubahan di gedung sekolahnya. Acara “percaya gak percaya” pun jadi mengambil lokasi di tempat itu dengan judul “Sekolah Bekas Rumah Sakit”.

Acara lustrum sma 7 tersebut mempunyai tata konsep yang bagus sehingga semua dapat berbaur jadi satu, beraneka jajanan pasar disediakan di tempat itu seperti Klepon, lopis, timus,bakwan ,dll. Dan berbagai penjual makanan pun telah dipesan di tempat itu untuk memanjakan kuliner para peserta lustrum antara lain adalah Soto djancok, empek-empek, sate, gado-gado, dawet, rujak eskrim, eskrim, serta masih banyak lagi dan semua disediakan secara cuma-cuma.

soto djancok
soto djancok

Sebagai hiburan telah didatangkan band sukastik untuk menambah keceriaan para peserta. Acara yang selesai pada sekitar jam 15.00 tersebut terbilang sukses, meskipun sehari itu tentu saja tak akan pernah mampu benar-benar mengobati rindu kami.HHmm….sma 7 memang pantas untuk dirindukan 🙂

untuk foto yang lebih banyak lagi dapat dilihat disini