Sehari Sebelum Jadi Tambah Kere

Adalah hari yang dirasakan cukup berat untuk beranjak ke hari berikutnya , karena sudah pada tahu sendirilah..bbm naik di hari setelahnya. Sehari sebelumnya saya mencoba untuk mencari bensin di pom dekat umah saya namun sayang hasilnya nihil karena bensin sudah habis tentunya dikarenakan para pengendara sepeda motor mengisi tangkinya dengan pembelian maksimal.
Di hari berikutnya yaitu jumat saya kembali mencari premium dan beruntung mendapat jatah karena memang saya lebih awal untuk mengantri disaat pergantian dari sore ke malam. Itupun mengantri dengan antrian yang panjang namun tak menjadi masalah karena demi mendapatkan premium sebelum harganya naik.
Sehari sebelum saya menjadi tambah kere itu membuka hati saya tentang beban orang tua yang akan semakin bertambah karena harus memberikan suatu hal yang lebih dari biasanya. Sungguh itu tak dapat ditolak lagi karena memang begitu adanya.
Tersadar beberapa upaya diri untuk berusaha untuk tidak selalu terbawa arus , diri ini tidak boleh seperti dulu lagi karena semakin himpitan beban ini begitu terasa. Semoga mereka juga membuka mata sehingga mereka menyadari bahwa upaya-upaya mereka untuk negeri ini banyak yang tidak tepat walaupun ada benarnya.
Kalaupun boleh dikata akupun benci mereka karena menurutku tidak berpihak kepada kami, ya memang aku benci. Akupun ada upaya untuk menghibur diri melepaskan segala kepenatan beban pikiran walaupun tidak seharusnya aku ikut memikirkan. Hari itu berakhir di seputaran nol kilometer Jogjakartaku..
jadi waktu itu kamu satu2nya yang ngantri bensin.. yang lain cuek2 aja tuh
Lha situ ora kaya…Huuu
hahahaha. proteslah pada pak bush! yang membombardir irak yang notabene salah satu pengekspor minyak terbesar di dunia!
nek bensin ndak naek, negara kita berubah jadi australia utara atau jadi malaysia selatan piye? sampeyan rela?
sempak neraka moOOOOO :O ….
hagagagagagagagag :p
sempak jamput
nek ra gelem antri bbm buka spbu dewe wae piye….